Di Bawah Payung Biru
Langit mendung menggantung kelabu, Gerimis baru saja berlalu, Perhatianku tertuju padamu, Berjalan anggun di bawah payung biru. Langkahmu lirih, penuh kehati-hatian, Payung kau genggam dengan kelembutan, Senyumanmu manis semanis rembulan, Namun, ku hanya mampu diam dalam keraguan. Ingin rasanya aku menyapa, Membisikkan kata di tengah senja, Namun jarak ini terasa membeku, Hingga keberanian tak jua bertemu. Payung birumu perlahan menjauh, Bersama harapan yang tetap utuh, Mungkin esok, saat langit cerah, Aku kan berani menggapai arah.